Friday, July 23, 2010

IMPIAN MANUSIA LUMPUH SMART TOUCHING THE HUMAN WISDOM

"In the middle of difficulty lies opportunity : Di tengah kesulitan terdapat kesempatan” ALBERT EINSTEIN – Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


IMPIAN MANUSIA LUMPUH

Tennese
adalah salah satu daerah yang terletak di Amerika, disinilah pernah dilahirkan ke dunia seorang manusia yang sangat luar biasa.
Terlahir prematur dan kondisi lemah. Kondisi bandannya sangatlah lemah.
Pada umur empat Tahun, dia malah terkena penyakit radang paru – paru kronis dan tubuhnya lumpuh terkena polio, dua penyakit maut yang sangat mematikan saat itu sampai dua kakinya harus memakai penyangga.

Disamping anak ini, ada seorang yang tidak kalah luar biasanya, yang selalu menyanyangi, mencintai dan selalu menghiburnya bahkan memberi dorongan dan semangat.

“Walaupun……kamu mempunyai kaki yang lemah dan harus menggunakan penyangga, kamu dapat melakukan apapun yang kamu inginkan dan impikan dalam Hidup” kata ibunya kepadanya di suatu kesempatan.

Yang kamu butuhkan hanyalah KEYAKINAN, KETEKUNAN, KEBERANIAN dan SEMANGAT PANTANG MENYERAH.

Dan petuah dari ibunyalah, yang menjadi cikal bakal lahirnya seorang manusia luar biasa, seorang manusia pejuang, yang dengan gagah berani menatap hidup di depanya yang mungkin bagi orang lain itu “KEMUSTAHILAN”
Di usia sembilan tahun, dia memutuskan melepas penyangga di kedua kakinya.

Padahal saat itu, dokter melarangnya dan mengatakan : “Kakimu tidak akan mungkin bisa normal”
Tetapi sianak ini, tidak perduli, dia punya keyakinan bisa berjalan tanpa penyangga.
Anak ini berjuang dan berjuang terus selama empat tahun dan akhirnya, bisa berjalan dan membuat paramedis heran bin ajaib.
Ditengah kaki yang belum normal betul, anak ini malah bercita – cita dan punya impian yang membuat banyak orang disekelilingnya menertawakannya.

“Aku ingin menjadi pelari tercepat dunia” katanya disuatu kesempatan.
BAGAIMANA MUNGKIN ???



Di usia tigabelas tahun, dia mulai mengikuti lomba lari dan selalu ada di urutan terahir, bahkan tertinggal jauh dari sesama yang ikut lomba.
Teman – teman dan orang – orang sekitarnya, menasihatinya agar dia mengubur saja impiannya untuk menjadi pelari tercepat dunia.
Tetapi itu tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap focus pada impiannya.
Di suatu kesempatan, pada salah satu lomba dia berada pada urutan kedua dari belakang yang membuat semangatnya semakin menyala – nyala.
Sejak saat itu, beberapa kali dia berhasil memenangkan lomba yang dia ikuti.
Saat kuliah di tenesse, dia bertemu dengan seorang pelatih yang bernama ED TEMPLE.
Pelatih ini melihat semangat yang luar biasa dan bakat alam yang menyalah – nyalah dalam diri Anak ini.
Kemudian dia melatihnya dengan tekun, sampai ahirnya membawa anak ini ke OLIMPIADE dunia tahun 1960.
Disana, dia harus menghadapi para pelari pelari tercepat dunia saat itu yaitu Jutta heine dari jerman, yang saat itu tidak ada yang bisa mengalahkannya.
Sungguh mengejutkan, seseorang yang di vonis dokter tidak bisa berjalan, mendapatkan dua medali Emas di seratus meter dan duaratus meter.
Lomba yang terahir adalah Estapet 400 m, dia bertemu lagi dengan Jutta Heine dipelari pertama dan kedua ditimnya meyelesaikan tugas dengan sangat baik.
Tetapi pada pelari ketiga, dia menjatuhkan tongkat saat menyerahkan kepadanya sehingga dia tertinggal jauh dari Jutta semua yang hadir berpikir tidak akan mungkin lagi dia mampu memenangkan pertandingan ini.
Tetapi apa yang terjadi, orang boleh saja berpikir tidak akan mungkin tetapi bagi orang ini, tidak ada sesuatu yang tidak mungkin.
Dan sungguh luar biasa dia, yang bahkan keluar sebagai Pemenang…..Luar biasa…..dia berhasil meraih medali emas ketiganya.

SIAPAKAH ORANG YANG LUAR BIASA INI ???

Dia seorang wanita perkasa dan luar biasa……… WILMA RUDOLPH.
Kalau saja wanita hebat ini hanya mau menerima nasibnya dengan penyangga dikakinya, mungkin seumur hidup, dia akan selalu mengharap belas kasihan dari orang lain.
Tetapi wanita hebat ini, mau keluar dari ketidak mampuannya.
Dia tidak mau menerima kekurangannya, namun justru karena kekurangan, itulah yang membuatnya ingin menjadi orang yang luar biasa.
Dia berani bermimpi yang tinggi dan kemudian mewujudkannya.
Mimpikanlah impian yang tinggi dan kamu akan menjadi seperti yang kamu impikan suatu hari.
Karena tidak ada sesuatu yang terjadi tanpa dimpikan terlebih dahulu.
Kalau kita yakin kita dilahirkan untuk mendapatkan hal – hal yang kecil, maka yang kita dapatkan adalah hal – hal yang kecil pula.
Tetapi kalau kita yakin kita diciptakan untuk meraih hal – hal yang besar maka yang kita dapatkan juga pastilah hal basar.
Jadi apa salahnya kita berencana yang tinggi, mana tau yang tinggi dan besar, itulah yang diberikan untuk kita.
Bukankah bermimpi itu GRATIS kawan ……. ??? Lalu kenapa kita takut untuk bermimpi setinggi langit !!!!!

read more..

Tuesday, December 01, 2009

The parables of pencil


The Pencil Maker took the pencil aside, just before putting him into the box.

"There are 5 things you need to know," he told the pencil, "Before I send you out into the world. Always remember them and never forget, and you will become the best pencil you can be."

"One: You will be able to do many great things, but only if you allow yourself to be held in Someone's hand."

"Two: You will experience a painful sharpening from time to time, but you'll need it to become a better pencil."

"Three: You will be able to correct any mistakes you might make."

"Four: The most important part of you will always be what's inside."

"And Five: On every surface you are used on, you must leave your mark. No matter what the condition, you must continue to write."

The pencil understood and promised to remember, and went into the box with purpose in its heart.


Now replacing the place of the pencil with you. Always remember them and never forget, and you will become the best person you can be.


One: You will be able to do many great things,but only if you allow yourself to be held in God's hand.And allow other human beings to access you for the many gifts you possess.[You will not(be able to do a thing) unless Allah wills.-Quran]

Two: You will experienced a painful sharpening from time to time,by going through various problems in life,but you'll need it to become a stonger person.(Surely, we will test you by way of fear,by hunger,by loss of wealth and life,but give glad tidings to the steadfast.-Qur' an)

Three: You will be able to correct any mistakes you might make.(Those who repent and do righteous deeds,they can be hopeful of the mercy of Allah.-Qu'ran)

Four: The most imporant part of you will always be what's on the inside.(Verily, Allah doest not look at your bodies and faces but at what is inside you.-Qur'an)

Five: On every surface you walk through,you must leave your mark.No matter what the situation, you must continue to do your duties.(Meeting a fellow with a smile is a charity;removing a harmful object from the road is a charity.-Hadith)

Allow this parable on the pencil to encourage you to to know that you are a special person and only you can fulfill the purpose to which you were born to accomplish.

Never allow yourself to get discouraged and think that your life is insignificant and cannot make a change.......(Alumni Mindfocus)

read more..

Friday, November 20, 2009

SURAT DARI IBU YANG TERKOYAK HATINYA


Untuk sama-sama kita renungkan... .

SURAT DARI IBU YANG TERKOYAK HATINYA

Anakku….
Ini surat dari ibu yang tersayat hatinya. Linangan air mata bertetesan deras
menyertai tersusunnya tulisan ini. Aku lihat engkau lelaki yang gagah lagi
matang. Bacalah surat ini. Dan kau boleh merobek-robeknya setelah itu,
seperti saat engkau meremukkan kalbuku sebelumnya.

Sejak dokter mengabari tentang kehamilan, aku berbahagia. Ibu-ibu sangat
memahami makna ini dengan baik. Awal kegembiraan dan sekaligus perubahan
psikis dan fisik. Sembilan bulan aku mengandungmu. Seluruh aktivitas aku
jalani dengan susah payah karena kandunganku. Meski begitu, tidak mengurangi
kebahagiaanku. Kesengsaraan yang tiada hentinya, bahkan kematian kulihat
didepan mataku saat aku melahirkanmu. Jeritan tangismu meneteskan air mata
kegembiraan kami.

Berikutnya, aku layaknya pelayan yang tidak pernah istirahat. Kepenatanku
demi kesehatanmu. Kegelisahanku demi kebaikanmu. Harapanku hanya ingin
melihat senyum sehatmu dan permintaanmu kepada Ibu untuk membuatkan sesuatu.

Masa remaja pun engkau masuki. Kejantananmu semakin terlihat, Aku pun
berikhtiar untuk mencarikan gadis yang akan mendampingi hidupmu. Kemudian
tibalah saat engkau menikah. Hatiku sedih atas kepergianmu, namun aku tetap
bahagia lantaran engkau menempuh hidup baru.

Seiring perjalanan waktu, aku merasa engkau bukan anakku yang dulu. Hak
diriku telah terlupakan. Sudah sekian lama aku tidak bersua, meski melalui
telepon. Ibu tidak menuntut macam-macam. Sebulan sekali, jadikanlah ibumu
ini sebagai persinggahan, meski hanya beberapa menit saja untuk melihat
anakku.

Ibu sekarang sudah sangat lemah. Punggung sudah membungkuk, gemetar sering
melecut tubuh dan berbagai penyakit tak bosan-bosan singgah kepadaku. Ibu
semakin susah melakukan gerakan.

Anakku…
Seandainya ada yang berbuat baik kepadamu, niscaya ibu akan berterima kasih
kepadanya. Sementara Ibu telah sekian lama berbuat baik kepada dirimu.
Manakah balasan dan terima kasihmu pada Ibu ? Apakah engkau sudah kehabisan
rasa kasihmu pada Ibu ? Ibu bertanya-tanya, dosa apa yang menyebabkan dirimu
enggan melihat dan mengunjungi Ibu ? Baiklah, anggap Ibu sebagai pembantu,
mana upah Ibu selama ini ?

Anakku..
Ibu hanya ingin melihatmu saja. Lain tidak. Kapan hatimu memelas dan luluh
untuk wanita tua yang sudah lemah ini dan dirundung kerinduan, sekaligus
duka dan kesedihan ? Ibu tidak tega untuk mengadukan kondisi ini kepada Dzat
yang di atas sana. Ibu juga tidak akan menularkan kepedihan ini kepada orang
lain. Sebab, ini akan menyeretmu kepada kedurhakaan. Musibah dan hukuman pun
akan menimpamu di dunia ini sebelum di akhirat. Ibu tidak akan sampai hati
melakukannya,

Anakku…
Walaupun bagaimanapun engkau masih buah hatiku, bunga kehidupan dan cahaya
diriku…

Anakku…
Perjalanan tahun akan menumbuhkan uban di kepalamu. Dan balasan berasal dari
jenis amalan yang dikerjakan. Nantinya, engkau akan menulis surat kepada
keturunanmu dengan linangan air mata seperti yang Ibu alami. Di sisi Allah,
kelak akan berhimpun sekian banyak orang-orang yang menggugat.

Anakku..
Takutlah engkau kepada Allah karena kedurhakaanmu kepada Ibu. Sekalah air
mataku, ringankanlah beban kesedihanku. Terserahlah kepadamu jika engkau
ingin merobek-robek surat ini. Ketahuilah, “Barangsiapa beramal shalih maka
itu buat dirinya sendiri. Dan orang yang berbuat jelek, maka itu (juga)
menjadi tanggungannya sendiri”.

Anakku…
Ingatlah saat engkau berada di perut ibu. Ingat pula saat persalinan yang
sangat menegangkan. Ibu merasa dalam kondisi hidup atau mati. Darah
persalinan, itulah nyawa Ibu. Ingatlah saat engkau menyusui. Ingatlah
belaian sayag dan kelelahan Ibu saat engkau sakit. Ingatlah ….. Ingatlah….
Karena itu, Allah menegaskan dengan wasiat : “Wahai, Rabbku, sayangilah
mereka berdua seperti mereka menyayangiku waktu aku kecil”.

Anakku…
Allah berfirman: “Dan dalam kisah-kisah mereka terdapat pelajaran bagi
orang-orang berakal” [Yusuf : 111]

Pandanglah masa teladan dalam Islam, masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam masih hidup, supaya engkau memperoleh potret bakti anak kepada orang
tua.

KISAH TELADAN KEPADA ORANG TUA
Sahabat Abu Hurairah sempat gelisah karena ibunya masih dalam jeratan
kekufuran. Dalam shahih Muslim disebutkan, dari Abu Hurairah, ia bercerita.

Aku mendakwahi ibuku agar masuk Islam. Suatu hari aku mengajaknya untuk
masuk Islam, tetapi dia malah mengeluarkan pernyataan tentang Nabi yang aku
benci. Aku (pun) menemui Rasulullah dalam keadaan menangis. Aku mengadu.

“Wahai Rasulullah, aku telah membujuk ibuku untuk masuk Islam, namun dia
menolakku. Hari ini, dia berkomentar tentang dirimu yang aku benci. Mohonlah
kepada Allah supaya memberi hidayah ibu Abu Hurairah”. Rasulullah bersabda :
“Ya, Allah. Tunjukilah ibu Abu Hurairah”. Aku keluar dengan hati riang
karena do’a Nabi. Ketika aku pulang dan mendekati pintu, maka ternyata pintu
terbuka. Ibuku mendengar kakiku dan berkata : “Tetap di situ Abu Hurairah”.
Aku mendengar kucuran air. Ibu-ku sedang mandi dan kemudian mengenakan
pakaiannya serta menutup wajahnya, dan kemudian membuka pintu. Dan ia
berkata : “Wahai, Abu Hurairah ! Asyhadu an Laa Ilaaha Illa Allah wa Asyhadu
Anna Muhammadan Abduhu wa Rasuluhu”. Aku kembali ke tempat Rasulullah dengan
menangis gembira. Aku berkata, “Wahai, Rasulullah, Bergembiralah. Allah
telah mengabulkan do’amu dan menunjuki ibuku”. Maka beliau memuji Allah dan
menyanjungNya serta berkomentar baik” [Hadits Riwayat Muslim]

Ibnu Umar pernah melihat lelaki menggendong ibunya dalam thawaf. Ia bertanya
: “Apakah ini sudah melunasi jasanya (padaku) wahai Ibnu Umar?” Beliau
menjawab : “Tidak, meski hanya satu jeritan kesakitan (saat persalinan)”.

Zainal Abidin, adalah seorang yang terkenal baktinya kepada ibu. Orang-orang
keheranan kepadanya (dan berkata) : “Engkau adalah orang yang paling
berbakti kepada ibu. Mengapa kami tidak pernah melihatmu makan berdua
dengannya dalam satu talam”? Ia menjawab,”Aku khawatir tanganku mengambil
sesuatu yang dilirik matanya, sehingga aku durhaka kepadanya”.

Sebelumnya, kisah yang lebih mengharukan terjadi pada diri Uwais Al-Qarni,
orang yang sudah beriman pada masa Nabi, sudah berangan-angan untuk
berhijrah ke Madinah untuk bertemu dengan Nabi. Namun perhatiannya kepada
ibunya telah menunda tekadnya berhijrah. Ia ingin bisa meraih surga dan
berteman dengan Nabi dengan baktinya kepada ibu, kendatipun harus kehilangan
kemuliaan menjadi sahabat Beliau di dunia.

Dalam shahih Muslim, dari Usair bin Jabir, ia berkata : Bila rombongan dari
Yaman datang, Umar bin Khaththab bertanya kepada mereka : “Apakah Uwais bin
Amir bersama kalian ?” sampai akhirnya menemui Uwais. Umar bertanya, “Engkau
Uwais bin Amir?” Ia menjawa,”Benar”. Umar bertanya, “Engkau dari Murad
kemudian beralih ke Qarn?” Ia menjawab, “Benar”. Umar bertanya, “Engkau
punya ibu?”. Ia menjawab, “Benar”. Umar (pun) mulai bercerita, “Aku
mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Akan datang pada kalian Uwais bin Amir bersama rombongan penduduk Yaman
yang berasal dari Murad dan kemudian dari Qarn. Ia pernah tertimpa lepra dan
sembuh total, kecuali kulit yang sebesar logam dirham. Ia mempunyai ibu yang
sangat dihormatinya. Seandainya ia bersumpah atas nama Allah, niscaya aku
hormati sumpahnya. Mintalah ia beristighfar untukmu jika bertemu”.

(Umar berkata), “Tolong mintakan ampun (kepada Allah) untukku”. Maka ia
memohonkan ampunan untukku. Umar bertanya, “Kemana engkau akan pergi?”. Ia
menjawab, “Kufah”. Umar berkata, “Maukah engkau jika aku menulis
(rekomendasi) untukmu ke gubernurnya (Kufah)?” Ia menjawab, “Aku lebih suka
bersama orang yang tidak dikenal”.

Kisah lainnya tentang bakti kepada ibu, yaitu Abdullah bin Aun pernah
memanggil ibunya dengan suara keras, maka ia memerdekakan dua budak sebagai
tanda penyesalannya.

KISAH KEDURHAKAAN KEPADA ORANG TUA
Diceritakan ada lelaki yang sangat durhaka kepada sang ayah sampai tega
menyeret ayahnya ke pintu depan untuk mengusirnya dari rumah. Sang ayah ini
dikarunia anak yang lebih durhaka darinya. Anak itu menyeret bapaknya sampai
kejalanan untuk mengusirnya dari rumahnya. Maka sang bapak berkata : “Cukup…
Dulu aku hanya menyeret ayahku sampai pintu depan”. Sang anak menimpali :
“Itulah balasanmu. Adapun tembahan ini sebagai sedekh dariku!”.

Kisah pedih lainnya, seorang Ibu yang mengisahkan kesedihannya : “Suatu hari
istri anakku meminta suaminya (anakku) agar menempatkanku di ruangan yang
terpisah, berada di luar rumah. Tanpa ragu-ragu, anakku menyetujuinya. Saat
musim dingin yang sangat menusuk, aku berusaha masuk ke dalam rumah, tapi
pintu-pintu terkunci rapat. Rasa dingin pun menusuk tubuhku. Kondisiku
semakin buruk. Anakku ingin membawaku kesuatu tempat. Perkiraanku ke rumah
sakit, tetapi ternyata ia mencampakkanku ke panti jompo. Dan setelah itu
tidak pernah lagu menemuiku”

Sebagai penutup, kita harus memahami bahwa bakti kepada orang tua merupakan
jalan lempang dan mulia yang mengantarkan seorang anak menuju surga Allah.
Sebaliknya, kedurhakaan kepada mereka, bisa menyeret sang anak menuju lembah
kehinaan, neraka.

Hati-hatilah, durhaka kepada orang tua, dosanya besar dan balasannya
menyakitkan. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Akan terhina, akan terhina dan akan terhina!” Para sahabat
bertanya, “Wahai Rasulullahj, siapakah gerangan ?” Beliau bersabda, “Orang
yang mendapati orang tuanya, atau salah satunya pada hari tuanya, namun ia
(tetap) masuk neraka” [Hadits Riwayat Muslim]

read more..

The Law of Vacuum


Law of attraction is not the only law which exist in the universe. There are many laws, one of them is "The Law of Vacuum".

Alam semesta tidak menyukai kekosongan. Segala sesuatu yang kosong pasti akan terisi. Segala sesuatu di alam semesta ini adalah energi, termasuk cinta dan uang.

Jika kita bisa memahami prinsip kerja Law of Vacuum ini, seharusnya kita akan lebih mudah mendapatkan sesuatu yang kita butuhkan, apakah itu kebutuhan di bidang finansial, relationship, ataupun hal lainnya.

Jadi jika dompet anda kosong, jika cinta anda telah pergi, seharusnya semua akan terisi kembali. Karena energi selalu mengalir ke tempat yang kosong.

Lalu kenapa dompet anda tetap kosong? Kenapa masalah finansial tak kunjung selesai? Kenapa cinta tak kunjung datang? Kenapa jomblo terus-terusan? Kenapa selalu mendapatkan pasangan yang bermasalah?

Dan yang paling penting, bagaimana mengaplikasikan Law of Vacuum ini dalam kehidupan sehari-hari?

Setiap pertanyaan yang rumit, biasanya jawabannya selalu simple.

Jika anda merasa sudah melakukan berbagai metoda pengembangan diri dan berbagai terapi, tapi tak kunjung mendapatkan solusi, cobalah lihat ke dalam diri sendiri, karena penyebab utamanya mungkin adalah..."Anda tidak mau mengosongkan diri..."

Dengan kata lain, ketika anda mengatakan "Tidak bisa", sebenarnya bukan tidak bisa, tapi "Tidak mau"...

Contoh:

Ketika anda selalu bermasalah dengan keuangan, hutang makin bertumpuk, cobalah introspeksi, "Apakah anda sudah mengosongkan diri dengan mengikis keluhan, kecemasan, kekhawatiran dan berbagai emosi negatif lainnya?"

Jika anda tak kunjung mendapatkan pasangan hidup, cobalah introspeksi, "Apakah anda sudah mengosongkan diri dengan memaafkan luka cinta di masa lalu? Apakah anda sudah melepaskan perasaan tidak dicintai? Apakah anda sudah bisa menerima diri anda sendiri?"

Ketika anda mengisi pikiran anda dengan kecemasan tentang keuangan, anda akan menutup ruang untuk energi rezeki yang sebenarnya ada di sekeliling anda.

Ketika anda tidak mau mengosongkan diri dari pikiran tentang si dia yang telah meninggalkan anda, anda telah menutup ruang untuk cinta yang baru yang lebih baik.

"Tapi kan saya jelek, mana ada yang mau sama saya?"

Jelek hanyalah persepsi manusia, lebih tepatnya persepsi diri sendiri, sedangkan di mata Tuhan semuanya sama. Justru dengan melabeli diri sebagai "jelek" lah anda tidak mengosongkan diri, sehingga ruang kosong itu tertutup karena yang terpancar keluar adalah energi negatif yang membentuk persepi bahwa "Anda terlihat jelek".

Dengan kata lain, dalam bidang finansial ataupun relationship, sebenarnya kita sendirilah yang menutup ruang yang seharusnya dikosongkan untuk menerima keajaiban.

Jadi, kosongkan terlebih dahulu diri anda dari segala emosi negatif yang menghambat kemajuan hidup anda. Setelah anda mengosongkan diri, pastikan kekosongan tersebut anda isi dengan pikiran, perasaan, dan tindakan positif sebelum ruang kosong itu secara otomatis terisi oleh energi lain yang belum tentu positif. Setelah itu barulah dengan izin Tuhan Law of Attraction akan bisa bekerja.

Cara kedua untuk mengosongkan diri anda adalah dengan memperbanyak "Syukur", sehingga lambat laun akan mempersempit celah untuk keluhan. Syukur bisa dimulai dengan hal-hal kecil seperti menyadari masih lengkapnya anggota tubuh anda, masih berfungsinya organ-organ tubuh anda, masih banyaknya orang yang mencintai anda, dan masih banyak lagi hal lainnya.

Dalam hal mensyukuri, perlu kita sadari bahwa sebenarnya lebih banyak nikmat yang kita terima dibandingkan dengan penderitaan yang hanya merupakan permainan pikiran, karena semua kejadian pada dasarnya adalah "netral", kitalah yang memberinya makna sebagai hal yang baik atau buruk.

So, ketika anda mendapatkan suatu kejadian yang anda labeli sebagai "buruk", cobalah buat ruang kosong dengan memaknai kejadian tersebut sebagai sesuatu yang baik, dengan cara mencari kebaikan dan hal yang bisa disyukuri dari kejadian tersebut. Karena jika kejadian tersebut membuat anda lebih dekat dengan Tuhan, dan membuat anda mempelajari ilmu pengembangan diri untuk mencapai kehidupan yang lebih baik, berarti anda sudah naik level dari orang yang biasa-biasa saja menjadi orang yang luar biasa.

Just a small note from a lifelong learner.

Semoga bermanfaat

Salam Ikhlas


read more..

Wednesday, August 19, 2009

SELAMAT DATANG RAMADHAN


Bulan Puasa adalah bulan yang di nanti-nanti oleh setiap orang yang beriman.

Dalam surat Al-Baqarah ayat 183 Allah berfirman :

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana
diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"

Bulan yang penuh rahmat dan ampunan siapapun pasti merindukannya. Bersyukurlah bagi anda dan saya yang masih sempat bertemu dengan bulan yang agung ini, dimana kita masih bisa mendapatkan berkah yang luar biasa didalamnya. Terutama kita masih bisa memohon ampun atas kesalahan dan dosa-dosa yang telah kita perbuat dan mendapatkan balasan amal yang berlipatganda.

Sabda Rasulullah s.a.w
"Tiap-tiap kebajikan yang di kerjakan oleh manusia akan di balaskan 10 kali lipat hingga 700 kali lipat, kecuali puasa dikerjakan oleh hambaKu untuk Aku, maka Aku (Allah) akan membalasnya." (Riwayat Abu Hurairah)

Sebaik-baiknya sedekah yaitu sedekah dibulan ramadhan (HR Al-Bahaqi, Alkitab dan At-Tirmidzi)

Marilah kita pergunakan kesempatan yang baik ini untuk bersama-sama meningkatkan ibadah dan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan harapan semoga semua amal ibadah kita di terima dan segala dosa kita di ampuni. Amin

Tidak lupa kita mendo'akan orang-orang yang telah mendahului kita terutama orang tua kita.
Bermaaf-maafan sesama kerabat, sahabat, anak-anak dan istri kita.

Mari kita buka hati kita seluas-luasnya dan seikhlas-ikhlas nya untuk menyambut bulan yang penuh ampunan dan magfirah ini untuk dapat menunaikannya sebulan penuh dan mendapatkan peningkatan iman setelah selesai bulan suci ramadhan.

SAYA PENGASUH "CAHAYAMOTIVASI" MENGUCAPKAN SELAMAT MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN MAAF LAHIR DAN BATIN.

Betrizon sekeluarga.

read more..

Thursday, August 13, 2009

Menyadari hidup dengan sebuah proses

Sering ketergesa-gesaan dalam segera ingin menikmati sesuatu dalam hidup. Tak jarang orang mengambil jalan pintas bahkan tak memperdulikan apakah itu halal atau haram yang penting dapat. Kata yang paling mengiris adalah yang haram saja susah apalagi yang halal…..benar kah ???

Sebenarnya tidak lah demikian walaupun dalam kenyataan nya juga ada. Kalau mau berkilas balik dalam proses hidup ini, maka akan bisa dilihat dan disadari bahwa hidup ini adalah sebuah proses dan dan tidak bisa sim salabin bra akadabra…langsung jadi. Manusia bukanlah Tuhan yang dengan kun fayakun-Nya…jadi maka jadilah.

Apa kilas balik kehidupan itu. Manusia yang ada dimuka bumi ini tidaklah secara langsung jadi. Sebelum manusia di lahirkan mereka harus melalui proses mulai dari hasil sel telur di buahi oleh sperma sehingga menghasil zigot dan kemudian membelah dan berkembang menjadi embrio. Bila berlangsung normal maka kehamilan akan berjalan terus sampai janin siap dilahirkan ke dunia.


Dalam kehamilanpun juga ada tahap-tahap yang harus dilalui yang di sebut dengan 3 trimester, yaitu trimester pertama, kedua dan ketiga. Trimester pertama adalah trimester yang sangat menentukan karena pada saat inilah pembentukan organ yang vital telah dimulai, termasuk pembentukan dan perkembangan otak. Tapi tentu saja trimester lain pun punya peranan penting dan harus dijaga dengan baik.
Dengan kita menyadari proses hidup ini, maka kita tidak akan menghalalkan segala cara dalam menempuh hidup ini karena semuanya ada aturan main yang harus kita lalui.

Marilah kita jalani proses kehidupan ini dengan segala ketentuan baik itu dari manusia, pemerintah, apatah lagi dari TUHAN….

Semoga bermanfaat….

read more..

Tuesday, August 04, 2009

Memupuk Cita-Cita dengan Kesabaran

Diwaktu kecil dulu anda sering ditanya oleh orang tua atau kakek dan nenek anda. Kamu kalau sudah besar ingin jadi apa ? atau cuu ? kalau udah gede ingin jadi apa ? banyak jawaban yang muncul. Ingin jadi pilot, dokter, guru, insinyur dan sebagai nya.

Padahal anda sendiri belum menyadari sepenuhnya, apa yang sedang di tanyakan oleh orang tua anda dan jawaban yang anda berikan mungkin secara spontan karena informasi itu anda dapat dari teman, tetangga, saudara, atau lewat radio dan televisi. Seiring dengan perjalanan waktu anda mulai mencari tahu apa makna yang di tanyakan orang tua anda dan jawaban yang sudah anda berikan itu. Istilah itu disebut CITA-CITA atau KEINGINAN.

Dengan telah menyadarinya anda bahwa ternyata hidup ini memerlukan sebuah Cita-cita atau keiginan. Cita-cita dan keinginan adalah power dan kekuatan bagi anda karena dengan adanya cita-cita dan keingin, hidup anda jadi bersemangat bahkan tak jarang orang melakukan apa saja demi mencapai cita-cita dan keinginannya. Seolah-olah cita-cita dan keinginan ini adalah sebuah hal yang sangat special dalam hidup ini…..betul kah ? Belajar dari diri sendiri dan membaca perjalanan sejarah orang-orang yang meraih cita-cita dan keinginan.

Dapat dikatakan cita-cita dan keinginan itu adalah sebuah hal yang sangat special bahkan sangat-sangat special…..mengapa ? ada orang yang hampir 24 jam habis menggunakan waktunya dalam rangka mempersiapkan sesuatu yang ingin diraihnya. Kadang mereka rela waktu makan tidak teratur asal cita-cita dan keinginannya tercapai….he…he.

Tentu banyak suka dan duka dalam meraih cita-cita dan keinginan,

Namun adakah cara yang lebih cepat dan mudah dan efektif dalam rangka meraih cita-cita dan keinginan itu. Jawaban tentu ada.

- Cara Instant atau cepat, yang di maksud dengan cara instant dan cepat ini ? adalah suatu cara yang di pakai untuk sesegera mungkin dapat meraih apa yang di cita-citakan, Namun cara ini sering tidak betul dan cendrung menghalalkan segala cara yang pada akhirnya dapat merusak diri sendiri.

- Cara kesabaran adalah cara dimana setiap hal memerlukan proses yang harus di laluinya. Anda menyadari bahwa kesabaran tidaklah segampang membalik telapak tangan, Namun cara ini lebih efektif terbukti dari perjalanan yang anda lalui seiring dengan cita-cita anda diatas. Anda menjalani pendidikan dari SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi sampai cita-cita anda tercapai. Proses yang anda lalui ini adalah berkat kesabaran Anda.

Banyak orang, teman bahkan mungkin tetangga anda tidak sampai ke jenjang ini karena tidak adanya proses yang di lalui yaitu ke sabaran…yang akhirnya ada yang masuk bui gara-gara tidak sabar…..Wow….hati-hati. Mari raihlah cita-cita anda dengan kesabaran…..Anda percaya ???? Berikan komentar nya !!!

read more..